Kondisi politik di tanah air
semakin menghangat karena tahun 2013 ini merupakan tahun politik.
Pemilihan kepala-kepala daerah hampir bersamaan di berbagai daerah.
Strategi masing-masing partai politik untuk mempersiapkan calon presiden
2014. Berbagai partai politik mempersiapkan para calon legislatif
sesuai standard dan harapan masing-masing partai politik untuk
mendapatkan kemenangan pada pemilihan presiden tahun mendatang.
Berbagai tokoh nama-nama mulai
bermunculan dan hasil-hasil survei pun telah dilakukan untuk mencari
sosok tokoh pemimpin negara ini lima tahun ke depannya. Inti dari pesta
demokrasi ini adalah memilih pemimpin pilihan yang tepat. Namun, tidak
mudah menentukan pilihan pemimpin yang tepat. Sebab banyaknya para calon
masih berdasarkan popularitas. Bermodalkan populer sehingga berani
mencalonkan diri menjadi calon presiden 2014. Apakah cukup hanya
bermodalkan populer mencalonkan diri menjadi pemimpin?
Aku bukan kaka mu yg sempurna,
tak banyak yg bisa ku lakukan untuk ungkapkan betapa sayangnya aku terhadapmu,
namun disaat kau membaca tulisan ini,,
kaka ingin kau tahu,,,setiap hembusan nafas ini slalu menginginkan yg terbaik untukmu..
kelak kau akan dewasa, dan kaka percaya kau akan menjadi pelita bagi dunia...
pesanku,,
jaga mereka,,yg telah membesarkanmu,,
lindungi mereka yg telah melindungimu,,
sayangi mereka yg slalu menyayangimu,,
cintai meraka yg salama ini slalu mencintaimu..
hidup tak slalu sperti yg kau harapkan,,
namun kuatkan niat,,bulatkan tekad,,dan teruslah melangkah,,
karena di setiap jengkal langkahmu,,slalu diiringi do'a ku...
adikku,,,kaka slalu sayangimu...always be the best!
tak banyak yg bisa ku lakukan untuk ungkapkan betapa sayangnya aku terhadapmu,
namun disaat kau membaca tulisan ini,,
kaka ingin kau tahu,,,setiap hembusan nafas ini slalu menginginkan yg terbaik untukmu..
kelak kau akan dewasa, dan kaka percaya kau akan menjadi pelita bagi dunia...
pesanku,,
jaga mereka,,yg telah membesarkanmu,,
lindungi mereka yg telah melindungimu,,
sayangi mereka yg slalu menyayangimu,,
cintai meraka yg salama ini slalu mencintaimu..
hidup tak slalu sperti yg kau harapkan,,
namun kuatkan niat,,bulatkan tekad,,dan teruslah melangkah,,
karena di setiap jengkal langkahmu,,slalu diiringi do'a ku...
adikku,,,kaka slalu sayangimu...always be the best!
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Hak-Hak Perempuan
Dalam
kehidupan bermasyarakat, seorang perempuan terkadang mendapatkan diskriminasi
dan anggapan sebelah mata atas dirinya. Diskriminasi dapat terjadi baik dalam
kehidupan pekerjaan, keluarga (antara suami dan istri), hingga kehidupan yang
dilaluinya dalam masyarakat. Dengan adanya diskriminasi inilah maka kemudian
banyak pihak terutama perempuan sendiri menyadari pentingnya mengangkat isu hak
perempuan sebagai salah satu jenis hak asasi manusia yang harus dapat diakui
dan dijamin perlindungannya. Adanya kesadaran ini maka kemudian perlu diketahui
terlebih dahulu dengan apa yang dimaksud dengan hak asasi perempuan.
Didalam sistem peradilan pidana (criminal justice system/cjs) berdasarkan sistem hukum Common Law ( sistem adversarial/sistem kontest), asas hukum ini merupakan prasyarat utama untuk menetapkan bahwa suatu proses telah berlangsung jujur, adil, dan tidak memihak (due process of law).
Asas praduga tak bersalah merupakan bagian yg tidak terpisahkan dari prinsip due process tsb. Friedman(1994) menegaskan bahwa, prinsip "due process" yang telah melembaga dalam proses peradilan sejak dua ratus tahun yang lampau, kini telah melembaga di dalam seluruh bidang kehidupan sosial.
Di sektor kesehatan dan ketenaga kerjaan, jika distribusi hak rakyat atau buruh tidak dilakukan sesuai dengan kewajibannya maka akan disebut sebagai melanggar prinsip "due process of law". Bahkan, prinsip tsb telah menjadi bagian dari "budaya (masyarakat) Amerika", yang telah mengalami perubahan cepat sesuai dengan perubahan masyarakatnya dan perkembangan internasional yang terjadi sejak pertengahan abad 19 sampai saat ini.
Konsekuensi logis dari asas praduga tak bersalah ini maka kepada tersangka atau terdakwa diberikan hak oleh hukum untuk tidak memberikan keterangan yang akan memberatkan/merugikan dirinya di muka persidangan (the right of non-self incrimination), dan untuk tidak memberikan jawaban baik dalam proses penyidikan maupun dalam proses persidangan( the right to remain silent).
Asas praduga tak bersalah merupakan bagian yg tidak terpisahkan dari prinsip due process tsb. Friedman(1994) menegaskan bahwa, prinsip "due process" yang telah melembaga dalam proses peradilan sejak dua ratus tahun yang lampau, kini telah melembaga di dalam seluruh bidang kehidupan sosial.
Di sektor kesehatan dan ketenaga kerjaan, jika distribusi hak rakyat atau buruh tidak dilakukan sesuai dengan kewajibannya maka akan disebut sebagai melanggar prinsip "due process of law". Bahkan, prinsip tsb telah menjadi bagian dari "budaya (masyarakat) Amerika", yang telah mengalami perubahan cepat sesuai dengan perubahan masyarakatnya dan perkembangan internasional yang terjadi sejak pertengahan abad 19 sampai saat ini.
Konsekuensi logis dari asas praduga tak bersalah ini maka kepada tersangka atau terdakwa diberikan hak oleh hukum untuk tidak memberikan keterangan yang akan memberatkan/merugikan dirinya di muka persidangan (the right of non-self incrimination), dan untuk tidak memberikan jawaban baik dalam proses penyidikan maupun dalam proses persidangan( the right to remain silent).
Sangatlah umum bahwa kita semua sering terjebak dalam perdebatan.
Sehingga sangatlah penting untuk mengetahui bagaimana cara menangani
perdebatan dengan baik. Bila perdebatan berujung pada pertengkaran,
pasti kedua belah pihak akan menyesal dan merasa tidak enak didalam hati
seharian. Bagaimana cara mengatasinya?
Mengapa kita berdebat? Setiap individu yang berbeda memiliki opini dan
persepsi yang unik dan berbeda tentang sesuatu. Terkadang persepsi
tersebut dilihat secara objektif sedangkan individu yang lain memiliki
persepsi terhadap hal yang sama secara subjektif. Akan tetapi sangat
penting untuk dicatat bahwa perdebatan adalah sangatlah relatif dan
individu yang berdebat secara taktis hampir selalu memenangkan
perdebatan.
Setiap manusia yang Allah ciptakan sama sahaja, masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan dan masing-masing mempunyai hati dan perasaan. Adakalanya kita tertawa dan adakalanya kita bersedih dan menangis. Ada juga manusia yang mudah tersinggung dan terasa hati, dan ada juga manusia yang cuek bebek, Apa yang membedakannya di sini ialah bagaimana cara manusia menyikapinya.
Terasa hati? Pernahkah anda terasa hati dengan rekan-rekan anda? Bagaimana ia berlaku? Adakah teguran itu daripada golongan yang lebih baik daripada anda ataupun sebaliknya? Pernahkah anda perhatikan cara teguran mereka? Adakah teguran mereka itu secara nasihat ataupun halus dan berbaur sindiran? Saya sendiri tidak terlepas daripada disindir oleh rekan-rekan. Bukan sekali ataupun dua kali. Tetapi sudah berpuluh kali. Apa yang saya lakukan hanyalah berdiam diri.
tipe manusia pintar berlagak bodoh paling jarang ada di dunia ini hanya 30 % saja, orang yang memiliki tipe seperti ini cenderung kelihatan bodoh di setiap hal, tapi sebenarnya mereka itu pintar, cuma sayang kepintaran itu tidak di pakai, yah seperti saya ini Hehe,. Eits gak juga yah kalo saya tipe itu, menurut saya, kalo saya itu tipe manusia jenius berlagak pintar yah begitulah kira-kira.
Langganan:
Postingan (Atom)


- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact